Kerumunan gajah di Taman Nasional Tesso Nilo


Taman nasional tesso nilo, kawasan konservasi gajah - gajah sumatera dan juga aneka jenis flora dan fauna lainnya. Terdapat 60 - 80 ekor gajah yang tinggal dikawasan ini. Taman ini diresmikan pada tanggal 19 juli 2004 yang memiliki luas sekitar 83.067 hektar. Kawasan ini salah satu kawasan yang dilintasi garis zamrud khatulistiwa. Terbentang sungai tessi dan nilo dikawasan taman nasional ini. Terdapat Hutan hujan tropis di dataran rendah ini. Hutan ini dijadikan sebagai jantung hutan tropis paparan sunda. Hutan ini memiliki kekayaan tumbuhan vaskular yang tertinggi di dunia. Bahkan mengalahkan kawasan hutan - hutan lainnya termasuk hutan amazon. 

Lokasi
Taman nasional ini beralamatkan di Jl. Raya langgan KM 4, Pangkalan kerinci, Pelalawan, provinsi Riau - Kepulauan Sumatera. 



Elepant care ; pada kegiatan ini anda dan pengunjung bisa ikut memberi makan pada gajah, meliat ketrampilan atau atraksi gajah dan memandikan gajah. Pengunjung bisa melakukan semua hal tersebut dengan mengeluarkan biaya sebesar Rp. 1.200.000 pergrup / 8 jam dengan maksimal 6 orang.

Safari gajah ; safari ini diperuntukan untuk anda dan pengunjung serta anak - anak diatas 5 tahun. Disini pengunjung bisa naik gajah disekitar camp flying squad dalam waktu 30 menit lamanya. Biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 500.000 pergrup maksimal 6 orang.

Sialang ecotour ; disini anda dan pengunjung dapat melihat pohon sialang dan sarang lebah madu juga dapat melihat proses pengemasan madu hutan, dengan membayar biaya sebesar Rp. 500.000 pergrup dengan waktu 3 jam.

Menyusuri sungai nilo ; pengunjung dapat menikmati sungai nilo dengan menggunakan pemompong, menyusuri sungai nilo dapat dilakukan dalam waktu 1 - 3 jam sesuai jarak yang ditempuh. Dengan biaya sewa pompong atau klotok sebesar Rp. 250.000 /orang/hari.

Paddle tour/bersepeda ; kegiatan ini diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan taman nasional tesso nilo di track tesso nilo dengan menggunakan sepeda. Kegiatan ini dilakukan bersama dengan guide, tetapi disini tidak menyediakan sepeda. Biaya sebesar Rp. 100.000 pergrup dalam waktu 3-4 jam.

Tempat wisata ini mungkin akan cocok bagi anda yang menyukai hal yang baru untuk dikunjungi.

Isue yang berkembang
Sebanyak 60% kawasan taman nasional tesso nilo diprovinsi riau ini dirambah dan dikonversi menjadi perkebunan sawit oleh masyarakat . Dari lahan 81.700 hektar kawasan konservasi yang ditetapkan. Kini hanya tersisa 23.000 hektar lahan yang dijadikan kawasan konservasi gajah ini.

Perambahan dilakukan selama belasan tahun. Kerusakan terjadi secara berangsur - angsur setiap tahunnya dan selalu bertambah sekitar 4.000 kepala keluarga diduga menjadi penduduk ilegal dan mendirikan perkampungan disana. Sebagian besar dari para perambah itu bukanlah penduduk asli riau melainkan pendatang dari Sumatera Utara dan Pulau Jawa. 

Kekayaan alam dan tempat wisata yang ada di Propinsi Riau memang tidak ada habisnya untuk dibahas termasuk kawasan konservasi gajah ini. Yang sangatlah sayang untuk dilewatkan apabila anda sedang berwisata di provinsi Riau ini.


Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menjadi acuhan destinasi wisata yang layak anda coba. 

0 Response to "Kerumunan gajah di Taman Nasional Tesso Nilo"

Post a Comment